Pages

Wednesday, June 17, 2015

duhai jiwaku..

assalamualaikum, bismillah..

' Never have I dealt with anything more difficult than my own soul' - Abu Hamid Al-Ghazali

rupanya, semakin kita (aku) dewasa, adakah semakin kita tak tahu menguruskan jiwa. in certain things, kita jadi sangat waras, pada benda yang lainnya kita tak kurang menjadi orang yang tak mengenali jiwanya. tersangat tidak matang dalam tindakan.

duhai jiwaku..

state in denial after exam summer, mostly banyak merengek pada diri sendiri. tak kurang juga meroyannya. 'saya tak boleh, saya tak nak buat itu ini' dah pulang ke Malaysia juga banyak songehnya, ' why... I shouldn't be in this group' astaghfirullah..

lalu, adakah kau (aku) mengimpikan berada dalam dakwah ini semakin lama semakin kurang beban kerjanya, tekanan jiwanya, konflik masalahnya. jika yang demikian, silakanlah jalan... hey, jangan bermimpi..!

' Huda yakin dengan Allah ok :) He is the Best Helper. Dakwah memerlukan daie yang paling kuat pergantungannya pada Allah. U can do it '

duhai jiwaku...

yang telah aku doubt dengan diri sendiri, what i really want to be in this life or to be specific juga; who I want to be with to go trough this life and of course hereafter biidznillah. apa neraca yang benar? what is your base in making any decision. huaaaaa. sampai-sampai aku yang telah diikat emosi dan dirasuki syaitan marah pada ahli keluarga tentang itu.

dan akhirnya aku tahu betapa sombongnya hamba ini. 'awak ni ya Allah, kenapa tak istikharah2 lagi?' i just don't even feel to do it. jawapan yang astaghfirullah. degil sangat kenapa.. sombong sangat. macam awak tahu sangat apa yang terbaik. apa yang awak nak?.. degil sangat, ingat apa yang awak nak awak dapat..

dan i hate myself.. its not you, its me..i'm so sorry..

duhai jiwaku..

yang terlalu rapuh dan berkecamuk. sometimes, aku selalu nak apa yang aku nak je. meskipun kadang tak terluah, selalu tertahan dalam diri. for this coming ramadhan , nervous sangat. Aku still merasakan ramadhan aku di Mesir adalah yang terbaik. buat hati buat jiwa. bila diimbau , betapa freshnya rasa jiwa dalam ramadhan kali itu, rasa nak kembali.. rasa i really need that feeling :( yang kamu nangis malam2 ramadhan tu banyaknya still tak sama nangis sepanjang tahun di bulan lain. Allahu rindu..

dan, aku juga rindu perasaan nangis dengar azan maghrib masuk 1 ramadhan.. 'Allah,, kau izinkan juga lagi aku menjejaki ramadhan.."

tapi hey, bukankah patutnya ramadhan yang datang ni, patut jadi yang terbaik lah kan. insyaAllah what is coming are better than what has passed *biceps*

sangat appreciate banyak tarbiyah bil ahdats (dengan peristiwa). semakin hari semakin sedar banyaknya buat silap. jangan sombong belajar. never stop learning because life never stop teaching you. I need to fix my relationship with Him, so He will guide me to fix the rest, insyaAllah.

Duhai jiwaku ; yang rakus pada dedaunan dunia, berkepomponglah pada Ramadhan; hingga taqwa menjadikanku kekupu jelita, di antara wangian bunga. 

starting next week, akan menyambut Ramadhan seminggu di Indonesia. moga ianya bukanlah satu larian daripada medan amal, (walaupun ada detikan jahat hari tu sebab patutnya shortvacay pergi dengan family tapi cancel last minit ada urusan daurah) bahkan moga ia menjadi kekuatan dan bekalan meniti jalan ini..

dan dia (ibrahim) berkata ; ' Sesungguhnya aku harus pergi (menghadap kepada Tuhanku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku ' (37:99)
Dia (Musa) berkata ; ' Itu mereka sedang menyusul aku dan aku bersegera kepada-Mu, Ya Tuhanku, agar Engkau redha (kepadaku) (20:84)

Ramadhan kareem everyone~! happy 'fasting'..

No comments: