Pages

Thursday, January 26, 2017

jangan hilangkan nikmat berdakwah dalam hati kami

assalamualaikum, bismillah.

semalam usai liqa usrah dan meeting Daurah untuk weekend ni, dalam hati rasa bercampur baur sangat. not so sure apa sebenarnya..

dah few days, duk belek2 kewajipan Al-akh, sosok seorang daie itu sebenarnya apa ya?
mencari-cari juga pesan orang terdahulu dalam memperjuangkan jalan ini. lalu aku menjumpai (sebenarnya memang spesifik cari semula pesan Sheikh Jumuah Amin ni. hee) ;
(1) Jangan terlalu fokus dengan sebab-sebab materi untuk mencapai kemenangan, tapi kurang fokus pada رَبُّ الْاَسْبَاب "Rabbul Asbaab" (Allah yang menjadi Tuhan/Pemilik dari sebab-sebab) 
(2) Jangan terlalu fokus dengan manajemen, idariyah, takhtith (perencanaan), tapi kurang fokus dalam hak-hak Allah. Takhtith dan manajemen baru efektif kalau dilakukan oleh tangan yang berwudhu, kening yang banyak sujud, jiwa yang khusyu', hati yang tenang dan tunduk pada Allah. Tanpa itu, sehebat-hebatnya manajemen dan takhtith yang dilakukan takkan memberi kemenangan.

(3) Apa yang dianggap orang adalah nafilah (sunah), bagi antum bernilai faridhah (wajib). Di mana posisi antum dalam tilawah minimal 1 juz sehari? Di mana posisi antum dalam raka'at-raka'at saat malam? Di mana posisi antum dalam infak? Di mana posisi antum dalam raka'at dhuha? 
(4) Lawan politik uang yang biasa dijadikan senjata lawan-lawan politik antum dengan akhlak, dengan ukhuwwah, dan dengan ubudiyah.... Bukan dengan uang juga. 
(5) Senjata antum hanya dua: hubungan baik dengan Allah dan akhlak dengan manusia. Dengan itu, dua cinta berhimpun, cinta Allah dan cinta manusia. Ustadz al-Banna mengatakan: nahnu nuqaatil an naas bil hubb (Kita menaklukan manusia dengan cinta).
*panas*

dalam hati ada kerisauan yang barangkali tak mampu diungkapkan.
ada kesedihan yang tak mampu dibendung
kekecewaan yang tak tertahan

memang nak tulis sebelum ni, tapi tinggal dalam draft.
ah, dan kononnya busy ya

akhawat PMC dah balik Malaysia; bersama membawa pulang takungan permata dakwah di bumi Ireland.
kasihan aku melihat adik2 junior 4th year ke bawah yang aku tahu penuh struggle memikul masuliyat untuk Daurah Muhib, Ummah week lagi, menggerakkan lokaliti masing2, dalam masa yang sama nak juga maintain study,
juga konflik2 ukhuwah, masalah personal, cara fikir dan gerak kerja berbeza..

dan kami; bilangan terbesar 'pendokong dakwah' di Ireland merupakan tahun akhir. 2 bulan lebih sebelum final exam :(

Allahu, rasa helpless sangat..

semalam lepas pukul 12 malam sampai rumah post oncall, meeting, dan usrah rasa nak tidur je terus..

tapi sungguh rasa menzalimi :( sambung study sikit kalau itulah tuntutan yang kami pikul sekarang sedang akhawat (&ikhwah) lain menampung kelompongan kami. dan mujahadah kami, (kita) adalah tetap menjaga mutabaah dengan baik semampunya.

mengetahui;

k.aini, minggu ni, bawa 3 liqa usrah, 
k.nawwar, k.radz, bawa 2 usrah,
Abin, bawa usrah luar kawasan, monitor banyak benda
k.emi baru dilantik jadi JKT (JK tarbiyah) yang baru..
dan struggle akhawat lain..

aku tak doubt, mereka dengan ikhlasnya akan memikulnya meski punya apa2lah keterbatasan,
tapi tak sayu ke hati.. huu

dan daurah hujung minggu ni, adalah daurah termahal sepanjang sejarah daurah nasional menghimpunkan peserta UK dan Ireland. ~7600euro = RM36 K! dengan jangkaan peserta ~150 orang, dan, buat di Ireland..(!) dengan tempat mewah, selesa, chef orang putih, masyaAllah.

we had a long discussion, pro and cons nak buat dimana, tanggung segala risiko, cuba accomodate dan mudahkan urusan peserta, prepare segala pengisian, aktiviti. Walapun tak terlibat banyak secara langsung, tengok update whatsapp group, menguruskan hal itu ini, mengingatkan tentang kiriman2 doa, pada kelancarannya..Allah, terimalah dan berkatilah amal ini. we want nothing, only Your Redha. kami bukan mahu penghargaan manusia, tapi ingin membesarkan dan mengagungkanMu.. 

aku sangat look forward untuk weekend ni, to revive myself huu
mungkin ada sedikit kekecewaan pada yang tidak menghargai wasilah daurah kali ini
(tapi bukan salah siapa2 -.-) - kita jugalah perlu muhasabah bersama. 
mengembalikan segala pengharapan pada Allah, memohon ampun atas segala dosa, maksiat diri :(

Moga Allah berkenan menjadikan kami besar jiwanya, sebesar cita2 penjuangan ini,
murni hatinya, semurni perjuangan ini,

dan tetap merasakan nikmat berdakwah di jalanmu sekecil apa pun hasilnya.
sesukar apapun ujiannya, seberat apapun rasanya, selemah apapun daya usahanya..

to please You is all we want.

No comments: